Wujudkan Kemandirian Pemuda, Polresta Kupang Kota Gandeng BPVP Gelar Pelatihan Barista Lewat Program POLIRAN.
Tribratanewskupangkota.com — Upaya menekan angka pengangguran serta memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Kupang terus digalakkan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kupang Kota. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), Polresta Kupang Kota menggelar kegiatan verifikasi data calon peserta pelatihan Tailor Made Training (TMT) Peracikan Minuman Kopi (Barista), Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bijaksana Polresta Kupang Kota mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA ini merupakan implementasi nyata dari Program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat, khususnya Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). Program ini diselenggarakan melalui kolaborasi erat bersama Satuan Pelayanan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel BPVP) Kupang.

Jalannya kegiatan verifikasi tersebut dipantau langsung oleh Kapolresta Kupang Kota, KOMBES POL Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H.
Kegiatan verifikasi data ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Satbinmas Polresta Kupang Kota dan Satpel BPVP Kupang. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, sebanyak 16 orang peserta yang belum memiliki pekerjaan telah direkrut untuk difasilitasi mengikuti pelatihan keterampilan peracikan minuman kopi secara gratis selama 18 hari kerja.
Dalam arahannya di hadapan calon peserta, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Nelson Filipe Dias Quintas menegaskan bahwa Program POLIRAN merupakan wujud nyata kepedulian dan perhatian Polri terhadap masa depan masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang berjuang mencari pekerjaan.
"Program POLIRAN hadir sebagai jembatan bagi para pemuda untuk memperoleh keterampilan kerja yang relevan dan dibutuhkan oleh dunia usaha saat ini. Kami ingin para peserta tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki keahlian yang kompetitif," ujar Kombes Pol Nelson.
Beliau juga berpesan agar para calon peserta memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya, mematuhi seluruh aturan selama pelatihan, serta menjaga semangat untuk terus belajar.
"Ikuti seluruh tahapan pelatihan secara disiplin dan sungguh-sungguh. Jadikan keahlian yang didapat sebagai bekal berharga untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri di bidang kopi yang saat ini sedang berkembang pesat," tambahnya.

Pada tahapan verifikasi, personel Satbinmas Polresta Kupang Kota secara teliti melakukan pemeriksaan dan verifikasi berkas administrasi calon peserta. Pemeriksaan meliputi kelengkapan identitas diri (KTP), ijazah pendidikan terakhir, kesesuaian usia, serta persyaratan administrasi pendukung lainnya.
Pencocokan data ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh peserta yang diajukan benar-benar memenuhi kriteria dan kualifikasi yang ditetapkan oleh pihak penyelenggara pelatihan.
Tak hanya verifikasi fisik, personel Satbinmas juga memberikan pendampingan langsung dalam pembuatan akun SIAP KERJA—platform resmi milik Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang wajib dimiliki oleh calon peserta pelatihan vokasi.

Personel Polri mendampingi para peserta langkah demi langkah, mulai dari pengunduhan aplikasi di smartphone, tata cara registrasi, pengisian data diri, verifikasi email, hingga penautan nomor telepon aktif. Pendampingan ini sangat membantu para calon peserta yang mengalami kendala teknis dalam pendaftaran mandiri.
Setelah akun SIAP KERJA terbentuk, petugas membantu calon peserta mengunggah berkas dan mendaftar melalui tautan (link) resmi yang disediakan oleh Satpel BPVP Kupang, sehingga seluruh peserta terdata secara sah dan sistematis dalam database Kemenaker.
Sebagai tindak lanjut dari tahapan verifikasi ini, pembukaan resmi pelatihan TMT Peracikan Minuman Kopi dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 November 2026, bertempat di Kantor Satpel BPVP Kupang, Jalan Thamrin RT 43/RW 11, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Selama 18 hari ke depan, para peserta akan digembleng dengan materi teori dan praktik intensif dari instruktur berpengalaman BPVP Kupang sesuai standar kurikulum vokasi nasional. Sementara itu, Satbinmas Polresta Kupang Kota akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan berkala untuk memastikan kedisiplinan, kehadiran, serta kelancaran proses belajar peserta.
Menariknya, komitmen Polresta Kupang Kota tidak berhenti pada kelulusan pelatihan semata. Untuk memastikan program ini memberikan dampak konkret, Satbinmas Polresta Kupang Kota telah merancang langkah lanjutan dengan menjalin koordinasi bersama para pelaku usaha, pemilik coffee shop, kafe, dan restoran di Kota Kupang.
Langkah penyaluran tenaga kerja ini diharapkan mampu memberikan peluang kerja langsung bagi para lulusan yang telah mengantongi sertifikat kompetensi resmi.
"Melalui sinergi antara Polresta Kupang Kota, BPVP Kupang, dan para pelaku usaha daerah, kami optimistis Program POLIRAN ini dapat melahirkan wirausahawan baru dan tenaga kerja berkualitas, sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan angka pengangguran di Kota Kupang," tutup Kapolresta. RA
Humas Polresta Kupang Kota

