Peduli Pengangguran, Kapolresta Kupang Kota Buka Pelatihan Barista bagi 16 Peserta Program POLIRAN.

Peduli Pengangguran, Kapolresta Kupang Kota Buka Pelatihan Barista bagi 16 Peserta Program POLIRAN.

Tribratanewskupangkota.com — Polresta Kupang Kota, Polda NTT terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang belum memiliki pekerjaan melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). Kali ini, Polresta Kupang Kota bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel BPVP) Kupang menggelar Pelatihan Tailor Made Training (TMT) Peracikan Minuman Kopi (Barista) bagi 16 orang peserta.

Kegiatan pembukaan pelatihan tersebut berlangsung di Aula Satpel BPVP Kupang, Jalan Thamrin, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, (Kamis, 5/11/2026), yang dihadiri langsung oleh Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H, didampingi Kasat Binmas Polresta Kupang Kota, AKP Anderias Bessie beserta personel Satbinmas Polresta Kupang Kota.

 

Turut hadir Koordinator Satpel BPVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa, bersama Subkoordinator Bidang Pelatihan Heribertus Asa, instruktur pelatihan serta 16 peserta yang akan mengikuti pelatihan keterampilan barista.

Dalam sambutannya, Kapolresta Kupang Kota mengatakan bahwa Program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya generasi muda yang belum memiliki pekerjaan, dengan memberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan dan kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja.

 

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui Program POLIRAN ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang dapat menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri,” ungkap Kombes Nelson Quintas.

 

Kapolresta Kupang Kota berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab, serta memanfaatkan setiap materi teori maupun praktik yang diberikan oleh instruktur.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ikuti seluruh proses pelatihan dengan tekun, karena keterampilan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat membuka peluang kerja, baik di kafe, kedai kopi, restoran maupun menjadi bekal untuk membangun usaha sendiri,” tambahnya.

 

Kapolresta Kombes Nelson juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Satpel BPVP Kupang atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin dalam menyukseskan program tersebut.

 

Menurutnya, sinergi antara Polresta Kupang Kota dan Satpel BPVP Kupang diharapkan terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan memperoleh peluang kerja.

Sementara itu, Koordinator Satpel BPVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa, menyampaikan apresiasi kepada Polresta Kupang Kota atas inisiatif dan kepedulian melalui Program POLIRAN. Ia menjelaskan bahwa pelatihan TMT dirancang untuk memberikan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha, dengan mengutamakan pembelajaran teori dan praktik.

 

Pihak Satpel BPVP Kupang juga telah menyiapkan instruktur kompeten, materi pembelajaran serta fasilitas praktik guna mendukung kelancaran pelatihan.

 

Pelatihan barista tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 5 hingga 30 November 2026, dengan durasi pembelajaran selama 18 hari. Para peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai pengolahan serta penyajian minuman kopi sesuai kebutuhan sektor usaha makanan dan minuman.

Usai kegiatan pembukaan, Kasat Binmas Polresta Kupang Kota AKP Anderias Bessie turut memberikan arahan kepada seluruh peserta agar menjaga kedisiplinan, kehadiran, ketepatan waktu, serta menaati setiap ketentuan selama mengikuti pelatihan.

 

Satbinmas Polresta Kupang Kota juga akan melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan terhadap perkembangan peserta hingga pelatihan selesai.

 

Tidak hanya memberikan pelatihan, Polresta Kupang Kota juga telah menyiapkan langkah tindak lanjut dengan berkoordinasi bersama para pelaku usaha, pemilik kafe, kedai kopi dan restoran guna membuka peluang penempatan kerja bagi peserta yang telah menyelesaikan pelatihan.

Melalui Program POLIRAN ini, Kapolresta Kupang Kota berharap kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam memberikan rasa aman, tetapi juga melalui kepedulian, pendampingan dan upaya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki masa depan yang lebih baik. (AN)