Polisi Sahabat Pelajar, Kapolresta Kombes Djoko Lestari Gaungkan Semangat Disiplin dan Prestasi.

Polisi Sahabat Pelajar, Kapolresta Kombes Djoko Lestari Gaungkan Semangat Disiplin dan Prestasi.

Tribratanewskupangkota.com — Atas nama institusi dan pribadi, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang diberikan sebagai Inspektur Upacara Bendera di SMP Negeri 8 Kota Kupang. Hadir mendampingi Kapolresta Kupang Kota, yaitu Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman, S.H, Kanit Binmas, IPDA Benediktus Gae Diwi dan Bhabinkamtibmas Kelapa Lima.

 

Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari minggunya, melainkan sarana penting dalam membina kepribadian dan karakter peserta didik sebagai warga negara yang baik.

“Upacara menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai ideologi bangsa, yaitu Pancasila, serta konstitusi Negara Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu, upacara juga merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang dan gugur demi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkap Kombes Djoko.

 

Sebagai aparat penegak hukum (Polri), ia mengimbau para guru dan siswa untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas, agar tetap aman, tertib dan damai.

 

“Hindari perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, adat, maupun hukum yang berlaku, tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang melanggar ketentuan, serta bijak dalam menggunakan media sosial,” sebut Kapolresta lagi.

 

Selain itu, para siswa juga diajak untuk menjauhi narkoba, minuman keras, tawuran, dan segala bentuk perilaku anarkis. Fokus utama sebagai pelajar adalah belajar dengan tekun, disiplin, dan patuh terhadap nasihat guru serta orang tua, demi meraih cita-cita dan mengharumkan nama sekolah hingga tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga menyampaikan beberapa informasi penting. Pertama, menindaklanjuti peristiwa meninggalnya seorang murid di Kabupaten Ngada beberapa waktu lalu, pihak sekolah diharapkan meningkatkan kegiatan konseling dasar, guna mengetahui dan membantu permasalahan yang dihadapi siswa. Polda NTT melalui Bagian Psikologi Biro SDM, siap memberikan pendampingan apabila dibutuhkan.

 

Kedua, Polda NTT terus menggencarkan pembangunan sumur bor untuk mengatasi krisis air bersih di Provinsi NTT, yang hingga saat ini telah mencapai hampir 80 titik pembangunan, guna menyediakan akses air bersih dan mendukung sektor pertanian.

 

Ketiga, Polri mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Program MBG bertujuan menurunkan angka Stunting, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan ekonomi lokal. Di wilayah Polda NTT, program tersebut telah berjalan di SPN Polda NTT dan Polres Malaka. Selain itu, Polri juga melaksanakan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif,” jelas Kapolresta.

 

Keempat, dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan berdaya, Polda NTT bersama Stakeholder terkait, membentuk Kampung Bekapan (Bebas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak), sebagai sistem perlindungan berbasis masyarakat yang tanggap dan responsif terhadap isu kekerasan.

 

Kelima, Polri juga melaksanakan revitalisasi Satkamling ,guna mengaktifkan kembali peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara swakarsa dengan sinergi bersama TNI-Polri.

“Kejahatan terjadi karena ada kesempatan. Oleh karena itu, mari kita hindari hal-hal yang dapat membuka peluang terjadinya tindak kejahatan,” pesan mantan Kapolres Pamekasan tersebut.

 

Pada kesempatan itu juga, Kapolresta Kupang Kota menyampaikan pesan khusus kepada para siswa:

  1. Tidak mudah terprovokasi maupun terpengaruh oleh bujuk rayu dari orang yang tidak dikenal, ataupun pihak-pihak yang memiliki niat tidak baik.
  2. Selalu waspada dan berhati-hati dalam bergaul, baik di lingkungan nyata maupun di dunia maya.
  3. Saring dan cermati setiap berita atau informasi yang diterima, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (Hoaks), yang dapat memecah persatuan maupun merugikan diri sendiri dan orang lain.
  4. Pentingnya menjaga diri dengan baik, serta tidak memendam permasalahan sendirian. Apabila menghadapi kesulitan, para siswa diharapkan berani untuk bercerita atau berkonsultasi dengan orang tua, guru, maupun keluarga terdekat agar dapat memperoleh solusi yang tepat.

 

Mengakhiri pesannya, Kapolresta menekankan agar para pelajar terus belajar dengan giat, disiplin, dan penuh semangat, sehingga dapat meraih cita-cita yang diimpikan, serta menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.

Kombes Djoko Lestari juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada para siswa terkait materi kebangsaan, kedisiplinan, dan wawasan umum. Bagi siswa yang mampu menjawab dengan benar, diberikan Reward sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

 

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak bersemangat untuk menjawab setiap pertanyaan. Pemberian Reward ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan rasa percaya diri, serta mendorong para pelajar untuk lebih giat dalam menuntut ilmu dan meraih prestasi. (AN)