Kebakaran Lahan Kosong di BTN Kolhua Berhasil Dipadamkan, Kapolsek: Warga Jangan Buang Puntung Rokok dan Bakar Sampah Sembarangan.
Tribratanewskupangkota.com — Kebakaran lahan kosong yang dipenuhi ilalang kering dan tumpukan sampah terjadi di samping Blok F Perumahan BTN, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, pada Selasa (26/5/2026) pagi. Berkat kerja cepat Bhabinkamtibmas bersama warga dan Ketua RT, api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 40 menit tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan.
Kejadian bermula saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Kolhua, AIPTU I Ketut Alus Widiantara, menerima informasi dari Ketua RT. 36 RW. 02, Yan Deddy R. Frans, tentang adanya kepulan asap dan api di lahan kosong tersebut. Tanpa menunda, AIPTU Ketut Alus langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel melihat api sudah membakar sebagian lahan yang ditumbuhi rumput ilalang kering, serta tumpukan sampah rumah tangga. Ketua RT bersama warga setempat sejak awal sudah berupaya memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya, mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan area pemukiman warga.

Kondisi cuaca panas disertai angin kencang dan banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat merambat ke beberapa bagian lahan lainnya. Berkat kerja sama antara Bhabinkamtibmas, Ketua RT, dan puluhan warga sekitar yang terus memisahkan material mudah terbakar serta memadamkan titik-titik api, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, lahan kosong tersebut diketahui kerap dijadikan jalan setapak menuju tempat pembuangan sampah sementara (TPS) Kelurahan Kolhua. Di lokasi juga ditemukan banyak sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh oknum masyarakat.
Hingga proses pemadaman selesai, sumber api awal belum dapat dipastikan. Namun, diduga kuat api berasal dari aktivitas pembakaran sampah liar atau puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang melintas. Faktor cuaca panas dan tumpukan rumput kering mempercepat penyebaran api.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, melalui Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, S.H, menyampaikan apresiasi atas kerjasama Bhabinkamtibmas dan warga yang berhasil mengatasi kejadian tersebut.

"Kami mengapresiasi kesigapan Bhabinkamtibmas AIPTU Ketut Alus, serta kepedulian Ketua RT. 36 dan warga Kelurahan Kolhua yang dengan cepat bergotong royong memadamkan api, sehingga tidak meluas ke pemukiman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kerugian material relatif kecil. Namun, kejadian ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Penyebab diduga kuat adalah pembakaran sampah sembarangan atau puntung rokok. Kondisi cuaca panas dan keberadaan rumput kering menjadi faktor pemicu cepatnya penyebaran api," kata Kapolsek AKP Fery.
Lebih lanjut Kapolsek Maulafa menyampaikan imbauan kepada warga agar kejadian serupa tidak berulang di kemudian hari.
"Kami mengimbau seluruh warga Kota Kupang, khususnya di Kecamatan Maulafa agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di musim kemarau. Juga, jangan buang puntung rokok di area yang rawan api. Kurangnya pengawasan terhadap pembuangan sampah liar berpotensi menimbulkan kejadian serupa di kemudian hari. Mari kita jaga lingkungan bersama dengan tidak membuang sampah pada tempatnya dan segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau aparat setempat jika melihat potensi kebakaran." pungkas AKP Fery Nur. (DL)
Humas Polresta Kupang Kota

