Cepat Amankan Situasi, Kapolsek Maulafa Pimpin Penanganan Pria Mabuk di Naimata.

Cepat Amankan Situasi, Kapolsek Maulafa Pimpin Penanganan Pria Mabuk di Naimata.

Tribratanewskupangkota.com — Personel Piket SPKT Polsek Maulafa yang dipimpin Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu, S.H., bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait aksi keributan yang dilakukan oleh seorang pria dalam keadaan mabuk minuman keras sambil memegang sebilah pisau, pada Minggu, 25/10/2026, petang.

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pria berinisial SB, warga yang berdomisili di RT 05 RW 03 Kelurahan Naimata, awalnya bersama dua orang temannya, AT dan ML, mengonsumsi minuman keras jenis moke di salah satu lokasi yang berada di wilayah Kelurahan Naimata. Ketiganya kemudian pulang ke rumah majikan mereka yang bernama RT.

Setibanya di rumah RT, SB tiba-tiba mengamuk dan marah-marah, lalu membanting handphone miliknya sendiri ke lantai rumah. Tak berhenti di situ, SB mengambil sebilah pisau dari dalam tasnya dan menggorok lehernya sendiri dengan pisau tersebut, sehingga mengalami luka lecet di bagian leher. Setelah itu, SB langsung mengambil handphone dan tasnya dan pergi meninggalkan tempat tersebut.

 

SB kemudian pergi ke wilayah RT 12 RW 04 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Di lokasi tersebut, SB kembali mengambil pisau dari dalam tasnya dan memegangnya di tangan sambil membuat keributan. Warga sekitar yang merasa resah dan khawatir akhirnya berhasil mengamankan SB sebelum situasi semakin memburuk.

 

Menanggapi kejadian tersebut, Personel Piket SPKT Polsek Maulafa yang dipimpin Kapolsek Maulafa segera mendatangi TKP dan melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya mengumpulkan barang bukti, mengamankan serta membawa SB ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas juga menghubungi keluarga SB untuk memberikan informasi terkait kejadian tersebut. Berkat penanganan cepat dari Polsek Maulafa, situasi di lokasi kembali kondusif.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Maulafa, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah preventif dan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan keamanan warga.

 

"Kami menerima laporan adanya pria mabuk yang membahayakan warga dengan membawa senjata tajam. Personel langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi, mengamankan pelaku, serta memberikan pertolongan medis. Puji Tuhan, situasi kini sudah kembali kondusif dan tidak ada korban jiwa," ujar Kapolsek.

 

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah hukum Polsek Maulafa, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan, karena dapat memicu perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat," imbau Kapolsek Maulafa.

 

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. "Kerja sama antara warga dan kepolisian sangat diperlukan untuk menjaga situasi yang kondusif di wilayah Maulafa. Kami selalu terbuka untuk menerima laporan dan masukan dari masyarakat," pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, SB telah dikembalikan ke keluarganya setelah selesai mendapat perawatan medis di Klinik Sint Kamilus, Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. (DL)