Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Tempat Usaha Cuci Motor di Kolhua, Kapolsek Maulafa Pimpin Evakuasi dan Imbau Warga Waspada.
Tribratanewskupangkota.com — Sebuah pohon tumbang menimpa satu unit mobil LCGC (Low Cost Green Car) atau City Car, Honda Brio Satya, serta sebuah tempat usaha cuci motor di Jalan Fetor Feonay, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, (Kamis, 12/02/2026) pukul 11.35 Wita.
Mobil tersebut dikendarai oleh MAT, warga Jalan Amabi, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Saat kejadian, korban sedang melintas bersama istri dan anaknya dari arah Maulafa menuju BTN Kolhua.

Sesaat setelah kejadian, piket Polsek Maulafa, Polresta Kupang Kota menerima laporan masyarakat terkait kejadian tersebut. Dipimpin langsung Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, S.H, personel segera menuju lokasi untuk mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas.
Ditemui di lokasi kejadian, Kapolsek Maulafa menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan korban, saat melintas di lokasi kejadian korban tidak menyadari adanya pohon yang sudah dalam kondisi miring. Istri korban kemudian memperingatkan bahwa pohon tersebut akan tumbang.
"Korban sempat berusaha mempercepat laju kendaraan, namun sesaat setelah berada tepat di bawah pohon, batang pohon tersebut jatuh dan menimpa mobil yang dikendarainya. Korban bersama keluarga segera keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri" sebut AKP Fery.

"Akibat kejadian tersebut, MAT mengalami luka lecet di tangan kanan dan ibu jari kiri. Istrinya, TECN, mengalami memar di bagian kepala. Sementara itu, tempat usaha cuci motor milik AMR, warga Kelurahan Kolhua, juga mengalami kerusakan pada bangunan serta satu unit fiber penampung air", tambah mantan Kapolsek Kupang Timur itu.
Sekitar pukul 11.55 Wita, personel Ditsamapta Polda NTT dan Brimob Polda NTT, serta BPBD Kota Kupang tiba di lokasi. Evakuasi kemudian dilakukan dengan memotong batang pohon menggunakan sensor, dan mengangkat potongan kayu menggunakan kendaraan operasional dari Polda NTT.
Proses pembersihan dan evakuasi selesai pada pukul 14.20 Wita dalam keadaan aman dan lancar. Kendaraan yang terdampak telah dievakuasi oleh personel gabungan Polsek Maulafa, Ditsamapta Polda NTT, Brimob Polda NTT, BPBD Kota Kupang serta dibantu warga setempat. Arus lalu lintas di lokasi kembali berjalan lancar.

Untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari, Kapolsek Maulafa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim penghujan yang kerap disertai angin kencang.
“Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat berkendara, dan bagi warga yang memiliki pohon tinggi di sekitar tepi jalan, segera lakukan pemangkasan, jika pohon sudah terlihat tua dan rawan tumbang, sebaiknya ditebang. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerugian material” pungkas AKP Fery. (DL)
Humas Polresta Kupang Kota

