Pasca Tawuran Pelajar, Bhabinkamtibmas Naikoten I Sambangi SMKN 5 Kupang, Dorong Pembinaan dan Sinergi Sekolah.

Pasca Tawuran Pelajar, Bhabinkamtibmas Naikoten I Sambangi SMKN 5 Kupang, Dorong Pembinaan dan Sinergi Sekolah.

Tribratanewskupangkota.com — Pasca terjadinya tawuran antar pelajar pada Senin, 28 September 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Naikoten I, AIPTU Agus Rea, melaksanakan patroli sekaligus sambang ke SMKN 5 Kupang, Selasa (30/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

 

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Agus Rea bertemu dengan Plt. Kepala SMKN 5 Kupang, Jakobus Boru Bara, Ketua Guru Bimbingan Konseling (BK), para wali kelas, serta orang tua/wali siswa yang terlibat dalam insiden tawuran antar sekolah.

 

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, sekaligus memastikan para siswa mendapatkan pembinaan setelah kejadian tersebut.

Pihak sekolah saat ini memberikan pembinaan kepada para siswa yang terlibat melalui Kepala Sekolah dan Guru BK. Selain itu, para siswa bersama orang tua/wali juga diminta membuat surat pernyataan, sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mendorong pihak sekolah dan orang tua agar bersama-sama melakukan pengawasan, serta memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai dampak negatif tawuran, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.

 

Sebagai langkah lanjutan, pihak SMKN 5 Kupang bersama perwakilan guru juga merencanakan rapat koordinasi bersama sejumlah kepala sekolah, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT serta Wakil Gubernur NTT guna membahas langkah penanganan dan pencegahan tawuran pelajar secara bersama-sama.

 

Kegiatan sambang tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah lingkungan pendidikan sekaligus upaya membangun komunikasi dengan pihak sekolah dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada, S.H, menegaskan bahwa sinergi antara Polri, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah kenakalan remaja serta menjaga para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi tawuran.

 

“Pembinaan terhadap para pelajar harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kami mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus mengawasi serta memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak mudah terprovokasi dan terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kapolsek.

 

Polsek Kota Raja akan terus meningkatkan kegiatan patroli, sambang, dan komunikasi dengan pihak sekolah sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas, khususnya di lingkungan pendidikan dalam wilayah hukum Polsek Kota Raja. (SM)