Jumat Curhat Polda NTT di Sikumana: Dirbinmas Polda NTT dan Kapolsek Maulafa Dengar Langsung Curhatan Warga.

Jumat Curhat Polda NTT di Sikumana: Dirbinmas Polda NTT dan Kapolsek Maulafa Dengar Langsung Curhatan Warga.

Tribratanewskupangkota.com — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menggelar program rutin Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat. Kegiatan kali ini berlangsung pada Jumat (3/7/2026) di Rumah Ibu Luisa Balu Foes, RT. 013 RW. 005, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

 

Acara yang berlangsung aman, tertib, dan lancar ini menghadirkan narasumber utama Direktur Binmas Polda NTT, Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., M.Si dan Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah, S.H, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat Polda NTT. Dari unsur pemerintah setempat, turut hadir Lurah Sikumana Guitruda Isabela dan sejumlah Ketua RT/RW serta warga sekitar.

 

Dalam sambutannya, Lurah Sikumana menyampaikan ucapan selamat datang kepada Direktur Binmas Polda NTT beserta rombongan. Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi antara Polri dan masyarakat. Lurah Sikumana juga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selanjutnya Dirbinmas Polda NTT dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan program Mabes Polri yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah komunikasi antara Polri dengan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik, saran, maupun keluhan terkait situasi kamtibmas.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan bersinergi dengan Kepolisian. “Kami hadir untuk mendengar langsung curahan hati warga. Melalui forum ini kita bisa berdiskusi, bertukar pikiran, dan mencari jalan keluar bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya.

 

Pada sesi tanya jawab, diawali dengan apresiasi warga terhadap pelaksanaan kegiatan Jumat Curhat. Selanjutnya sejumlah warga menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan, antara lain :

 

Pertama, warga mengusulkan agar anggota Polri mendapatkan pembinaan mental atau konseling sebelum bertugas di lapangan, patroli rutin secara berkelanjutan di setiap Polsek.

 

Kedua, warga meminta toleransi bagi masyarakat yang terlambat memperpanjang SIM dan Mengusulkan agar pelayanan perpanjangan SIM dan pembayaran pajak kendaraan dapat dilaksanakan di Kantor Kelurahan.

 

Ketiga, warga meminta penjelasan mengenai informasi penempatan petugas kepolisian di SPBU terhadap kendaraan yang belum membayar pajak.

 

Keempat, Warga mengeluhkan keberadaan kendaraan bermotor berknalpot tidak standar (brong) yang mengganggu kenyamanan masyarakat, menanyakan keberadaan Pos Polisi Oepura yang sering kosong, mengeluhkan polisi tidur yang terlalu tinggi.

Kelima, warga meminta penanganan lebih maksimal terhadap kasus pelecehan seksual terhadap perempuan, mengusulkan peningkatan patroli di Perempatan Sikumana dan Perempatan Sikumana–Fatukoa serta mengusulkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di Jalur 40 karena sering terjadi kecelakaan.

 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Direktur Binmas Polda NTT Kombes Pol. Sudartomo, memberikan penjelasan:

 

Pertama, bahwa Polda NTT telah memiliki program pembinaan mental bagi personel yang dilaksanakan oleh petugas khusus.

 

Kedua, bahwa masa berlaku SIM harus mengikuti ketentuan yang berlaku; apabila telah habis masa berlakunya harus diproses sesuai mekanisme. Pelayanan perpanjangan SIM tersedia melalui Mobil SIM Keliling dan pembayaran pajak melalui Mobil Samsat Keliling, sedangkan pembuatan SIM baru tetap dilakukan di Kantor Satlantas.

 

Ketiga, Informasi mengenai penempatan petugas di SPBU terhadap kendaraan yang belum membayar pajak masih berupa wacana.

 

Keempat, mengenai knalpot brong, apabila ada warga menemukan, agar difoto atau vidiokan dan laporkan ke kepolisian. Segera akan dilakukan penindakan berupa Tilang oleh personil lalu lintas baik Polsek, Polres maupun Polda.

 

Kelima, mengenai sering terjadinya kecelakaan dan kejahatan terutama pelecehan seksual di lokasi yang kurang penerangan, beliau mengimbau Pemerintah Kelurahan agar mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan pada lokasi rawan serta meminta Kapolsek meningkatkan patroli di wilayah tersebut.

 

Senada dengan itu, Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, menambahkan mengenai Pos Polisi Oepura yang sering kosong. Beliau menjelaskan bahwa personel Pos Polisi Oepura sementara ditarik ke Mapolsek Maulafa untuk memperkuat kegiatan patroli, sehingga pos tidak selalu ditempati.

 

Berkaitan polisi tidur (gundukan) di jalan raya, pihak Kepolisian akan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Kupang Kota dan Dinas Perhubungan terkait pemasangan rambu-rambu lalu lintas di lokasi rawan kecelakaan. Beliau juga mengimbau agar pembangunan polisi tidur memperhatikan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Maulafa juga mengimbau kepada warga masyarakat,  untuk dapat menghubungi Call Center Polri 110 ataupun Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan bantuan Kepolisian.

 

Kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan oleh Polda NTT bersama Polsek Maulafa di Kelurahan Sikumana merupakan kegiatan rutin Polri sebagai wadah komunikasi, edukasi, dan pencarian solusi terhadap berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun permasalahan sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan salaman antara warga, unsur pemerintah, dan personel Polri yang hadir, mencerminkan sinergi yang erat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kupang. (DL)