Jadi Pembina Upacara di SMPN 3 Kupang, Kanit Lantas Polsek Maulafa Ajak Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja dan Tertib Berlalu Lintas

Jadi Pembina Upacara di SMPN 3 Kupang, Kanit Lantas Polsek Maulafa Ajak Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja dan Tertib Berlalu Lintas

Tribratanewskupangkota.com Personil Polsek Maulafa Polresta Kupang Kota melaksanakan kegiatan Police Goes To School dengan menjadi pembina pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di SMP Negeri 3 Kupang. Kegiatan ini berlangsung pada Senin pagi, 14 September 2026, di halaman sekolah yang beralamat di Jalan Kenanga, Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

 

Rombongan personil Polsek Maulafa yang dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Maulafa, IPDA Abdul Haris, tiba di lokasi dan disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Kupang, Ibu Mediatun, beserta para guru dan staf. Kehadiran IPDA Abdul Haris didampingi oleh Panit I dan Panit II Binmas Polsek Maulafa serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Naikolan, AIPTU Elias Lebartho Adolfres.

Upacara bendera yang diikuti oleh ratusan siswa, guru, dan staf sekolah tersebut berjalan dengan khidmat. Bertindak selaku Pembina Upacara, IPDA Abdul Haris menyampaikan amanat yang menyentuh dua isu penting di kalangan pelajar, yakni kenakalan remaja dan tertib berlalu lintas.

 

Dalam amanatnya, IPDA Abdul Haris mengajak para siswa untuk bersyukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Ia menekankan bahwa masa sekolah adalah periode krusial untuk membangun karakter dan meraih cita-cita, sehingga tidak boleh disia-siakan.

 

"Jangan sampai masa depan kalian rusak karena terjerumus dalam kenakalan remaja. Kenakalan remaja dapat bermacam-macam bentuknya, mulai dari perkelahian antar pelajar, tawuran, bullying atau perundungan, penyalahgunaan narkoba, mengonsumsi minuman keras, merokok, hingga menggunakan media sosial secara tidak bijaksana," ujar IPDA Abdul Haris di hadapan para siswa.

 

Ia juga berpesan agar para pelajar berani mengatakan "tidak" terhadap ajakan negatif dari teman sebaya. "Berani mengatakan 'tidak' terhadap ajakan yang salah bukan berarti pengecut, tetapi justru menunjukkan bahwa kalian memiliki pendirian dan mampu menjaga masa depan," tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya meminta bantuan kepada orang tua atau guru jika menghadapi masalah, karena meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan.

Selain isu kenakalan remaja, Kanit Lantas juga menyoroti pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Ia mengingatkan para siswa untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm standar, tidak berkendara secara ugal-ugalan, dan tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara. Yang paling utama, ia melarang siswa mengendarai kendaraan bermotor jika belum memenuhi syarat usia dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

 

"Tujuan kita berlalu lintas bukan sekadar agar tidak ditilang oleh polisi. Tujuan yang paling utama adalah menjaga keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain," imbuhnya.

 

Di akhir amanatnya, IPDA Abdul Haris meninggalkan pesan yang menggugah semangat para pelajar: "Prestasi adalah kebanggaan, kenakalan adalah kehancuran. Tertib berlalu lintas adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan."

 

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Suasana kemudian menjadi lebih santai saat personil Polsek Maulafa berbincang akrab dengan Wakil Kepala Sekolah dan Guru Bagian Kesiswaan. 

 

Dalam diskusi tersebut, pihak sekolah menyampaikan berbagai hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam membina karakter para pelajar yang beragam, yang berpotensi mengarah pada kenakalan remaja. Menanggapi hal itu, personil Polsek Maulafa memberikan saran dan masukan positif kepada para guru.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Kupang, Ibu Mediatun, menyampaikan rasa puas dan terima kasihnya kepada Kanit Lantas Polsek Maulafa atas amanat yang diberikan. Menurutnya, pesan tersebut menjadi pengingat berharga bagi para pelajar untuk membangun mental dan karakter yang positif demi masa depan yang lebih baik.

 

Ia juga berharap agar jalinan kerja sama antara pihak sekolah dan Polsek Maulafa dapat terus terjalin, khususnya dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi tentang kenakalan remaja di SMP Negeri 3 Kupang.

 

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Police Gooe To School pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di SMPN 3 Kupang berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. (DL)