Wujudkan Gereja Inklusif, Polsek Maulafa Amankan ToT Gereja Ramah Disabilitas GMIT di Sikumana.

Wujudkan Gereja Inklusif, Polsek Maulafa Amankan ToT Gereja Ramah Disabilitas GMIT di Sikumana.

Tribratanewskupangkota.com Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menggelar kegiatan Training of Trainers (TOT) Gereja Ramah Disabilitas dan Pemutakhiran Data Insan dengan Disabilitas (IDD) di GMIT Jemaat Getsemani Sikumana, Jalan H.R. Koroh, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. 

 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis (27/08) hingga Jumat (28/08/2026) ini bertujuan untuk memperkuat komitmen gereja dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh jemaat, termasuk penyandang disabilitas.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 20 orang utusan dari Klasis GMIT Kupang Barat ini dipimpin langsung oleh Kepala UTP Penyandang Disabilitas Sinode GMIT, Penatua Taringi, didampingi oleh Pdt. Patrisia M. Teden, S.Th., dan Pdt. Hery Herewila, S.Th.

 

Rangkaian acara diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Patrisia M. Teden, S.Th., dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi serta pengalungan selendang kepada para undangan yang dilakukan oleh Kepala UTP Penyandang Disabilitas Sinode GMIT, Penatua Taringi.

 

Pelatihan ini menjadi langkah strategis GMIT untuk mempersiapkan para fasilitator di tingkat klasis yang mampu mengedukasi jemaat, mengurangi stigma negatif, serta mendorong penyediaan fasilitas ibadah yang aksesibel bagi penyandang disabilitas. 

Selain itu, pemutakhiran data IDD dilakukan untuk membangun basis data jemaat yang akurat dan terkini, yang nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program pelayanan sosial, pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, serta pengalokasian anggaran pelayanan secara lebih terarah dan adil di 57 Klasis se-GMIT.

 

Selama dua hari pelaksanaan, mulai pagi hingga petang, situasi kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali. Keamanan kegiatan ini mendapat pengamanan penuh dari personel Kepolisian Sektor Maulafa guna memastian kelancaran acara.

 

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Maulafa, AKP Martin Luther Petterson Riwu, S.H., yang turut hadir memantau langsung pengamanan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Majelis Sinode GMIT. 

"Kegiatan Training of Trainers gereja ramah disabilitas ini merupakan langkah maju yang sangat baik dalam mewujudkan keadilan dan aksesibilitas bagi seluruh jemaat, termasuk saudara-saudari kita penyandang disabilitas. Kami dari Polsek Maulafa mendukung penuh upaya-upaya inklusif seperti ini," ujar AKP Martin Luther Petterson Riwu, S.H. .

 

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan yang konstruktif dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Maulafa. 

 

"Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Pengamanan yang kami lakukan adalah wujud pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara kepolisian dan institusi gereja," pungkasnya. (DL)