Polwan Polresta Kupang Kota Gelar Razia Blok Hunian di Lapas Perempuan Kupang

Polwan Polresta Kupang Kota Gelar Razia Blok Hunian di Lapas Perempuan Kupang
Polwan Polresta Kupang Kota Gelar Razia Blok Hunian di Lapas Perempuan Kupang
Polwan Polresta Kupang Kota Gelar Razia Blok Hunian di Lapas Perempuan Kupang

Tribratanewskupangkota.com — Dalam upaya memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Polwan dari Satuan Reskrim Polresta Kupang Kota bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Kupang dan personel Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD) dari Korem 161/Wira Sakti Kupang, menggelar razia gabungan di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

 

Razia pada malam hari tersebut, merupakan tindak lanjut atas surat dari Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang. Kegiatan tersebut bertujuan memperketat pengawasan internal, serta menutup celah peredaran barang-barang terlarang seperti Handphone, narkoba, dan benda berbahaya lainnya di dalam Lapas.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M mengatakan, sinergisitas antara Polri, Lapas dan TNI guna memperkuat pengawasan dalam lingkungan Lapas Perempuan Kupang.

 

“Sinergi dengan Lapas dan TNI ini tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Lapas yang bersih, aman, dan tertib,” ujar Kapolresta.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di setiap kamar hunian WBP, dengan pendekatan yang humanis dan tetap menjunjung tinggi hak-hak warga binaan.

Kalapas Perempuan Kelas IIB Kupang, Dewi Andriani yang dalam keterangan tertulisnya, bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin maupun insidental sebagai bagian dari komitmen menjalankan 13 program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang berorientasi pada keamanan, pembinaan, serta pemenuhan hak-hak dasar WBP.

“Meskipun hasil razia nihil, kita tidak boleh lengah. Keamanan Lapas adalah tanggung jawab kita bersama. Dukungan dari TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bersih dari pengaruh negatif,” ujar Dewi. (AN)