Kapolda NTT Resmikan Sumur Bor untuk Warga Kota Kupang, Kapolresta: Wujud Nyata Polri Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat.
Tribratanewskupangkota.com — Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si meresmikan penggunaan enam sumur bor bagi masyarakat di Kota Kupang, bertempat di RT. 38 RW. 12 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, (Senin, 22/6/2026) pagi.

Kedatangan Kapolda NTT disambut hangat oleh Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, para Pejabat Utama Polda NTT, Wakapolresta Kupang Kota, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H, Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, S.Sos., M.M, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat. Sebagai bentuk penghormatan adat, Kapolda NTT menerima pengalungan selendang dan sapaan adat dari tokoh adat etnis Timor.
Dalam sambutannya, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Pasir Panjang, Kristian Lukuaka, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan sumur bor yang diberikan kepada masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar peresmian sumur bor, tetapi terwujudnya sebuah harapan bagi masyarakat. Polri tidak hanya menghadirkan rasa aman dan nyaman, tetapi juga memberikan sentuhan kasih melalui penyediaan air bersih bagi warga pesisir di Kelurahan Pasir Panjang, Oesapa, Lasiana, dan Oesapa Barat,” ungkapnya.
Kristian berharap bantuan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berbuat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri yang terus mengabdi untuk bangsa dan negara.

Adapun titik lokasi sumur bor yang diresmikan penggunaannya oleh Kapolda NTT, meliputi RT. 02 RW. 02 Kelurahan Pasir Panjang, RT. 27 RW. 07 Pos Polisi Beumopu Kelurahan Lasiana, RT. 17 RW. 06 Kelurahan Oesapa Barat, RT. 38 RW. 12 dan RT. 16 RW. 06 Kelurahan Oesapa, serta di Jalan Mesak Amalo.
Secara keseluruhan, sebanyak 42 sumur bor telah disiapkan untuk masyarakat Kota Kupang guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pembukaan perdana aliran air dari tempat penampungan. Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTT juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Sumur bor ini adalah milik masyarakat. Saya berharap fasilitas yang sudah tersedia dapat dijaga dan dirawat bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga,” ujar Kapolda NTT.
Sementara itu, Kapolresta Kupang Kota menyampaikan bahwa program penyediaan air bersih ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan vital bagi kehidupan. Melalui program sumur bor ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi warga. Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolresta Djoko.
Menurut mantan Kapolres Pamekasan ini, bantuan 42 sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah Kota Kupang merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pengabdian yang semakin dekat dengan kebutuhan warga.

Kegiatan peresmian berlangsung penuh keakraban dan antusiasme masyarakat yang menyambut baik hadirnya fasilitas air bersih tersebut. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80. (AN)
Humas Polresta Kupang Kota

