Cegah Dampak Negatif Pergaulan Bebas, Kapolsek Maulafa Beri Penyuluhan kepada Siswa SMP IL KAPTEN Nasipanaf.

Cegah Dampak Negatif Pergaulan Bebas, Kapolsek Maulafa Beri Penyuluhan kepada Siswa SMP IL KAPTEN Nasipanaf.

Tribratanewskupangkota.com — Dalam upaya mencegah dampak buruk pergaulan bebas di kalangan remaja, Kapolsek Maulafa, AKP M.L. Petterson Riwu, S.H, bersama jajaran melaksanakan kegiatan penyuluhan dengan tema "Dampak Pergaulan Bebas" di SMP IL KAPTEN Nasipanaf, Kelurahan Penfui, pada Rabu (15/7/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Police Goes to School yang bertujuan memberikan pemahaman dan kesadaran kepada pelajar tentang bahaya pergaulan bebas serta pentingnya menjaga perilaku positif.

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Maulafa didampingi Kasihumas Polsek Maulafa AIPTU David Luhi, Panit 1 Binmas AIPDA Yohanes Daepanie, S.H, Panit 2 Binmas AIPDA Mafud Nainatun, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Penfui AIPTU Siprianus Bait, S.H, yang disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMP IL KAPTEN Nasipanaf, Yuliana Suat, S.Ag.

 

Setelah sambutan hangat dari pihak sekolah, Kapolsek dan rombongan memasuki ruang kelas dan disambut oleh 80 orang siswa kelas VII, VIII, dan IX yang telah menunggu bersama para guru.

 

Dalam penyuluhan tersebut, AKP M.L. Petterson Riwu menyampaikan materi secara komprehensif, dimulai dari pengertian pergaulan bebas, berbagai bentuk pergaulan bebas yang sering terjadi di kalangan pelajar, hingga dampak buruk yang ditimbulkan. Selain itu, ia juga memaparkan faktor-faktor penyebab, langkah pencegahan, serta solusi yang dapat dilakukan oleh para siswa dalam menghadapi pergaulan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun pertemanan.

Kapolsek juga mengajak para siswa untuk menjauhi pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda. Menurutnya, remaja harus mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta fokus pada pendidikan agar kelak menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

 

Lebih lanjut ia menekankan bahwa pergaulan bebas seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, dan keterlibatan dalam tindakan negatif lainnya hanya akan merugikan diri sendiri dan masa depan.

 

Setelah penyampaian materi, para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami dari materi maupun pengalaman yang mereka temui dalam pergaulan sehari-hari. Kapolsek dengan sabar memberikan penjelasan terhadap berbagai pertanyaan yang diajukan para siswa, menciptakan suasana dialog yang interaktif dan edukatif.

Mengakhiri sesi tanya jawab, Kepala Sekolah menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan penyuluhan Kapolsek Maulafa dan jajaran. Ia juga menyampaikan beberapa penekanan agar apa yang telah diterima dari Kapolsek dapat diamalkan oleh para siswa dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa pertumbuhan dan perkembangan di usia remaja.

 

"Saya berharap pengetahuan yang diperoleh dalam penyuluhan ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mengambil keputusan bijak dalam pergaulan sehari-hari, dan ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pendampingan bagi para pelajar" ujarnya.

 

Kapolsek Maulafa setelah selesai kegiatan, menyampaikan pentingnya memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya pergaulan bebas.

"Kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Polri, khususnya Polsek Maulafa, untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama di kalangan pelajar. Kami ingin memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para siswa adalah aset bangsa yang harus dilindungi dan dibimbing agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum", ujar Petterson Riwu.

 

Diakhir pernyataannya, Kapolsek Maulafa menyampaikan harapannya bagi para siswa setelah menerima isi materi dalam penyuluhan tersebut.

"Saya berharap apa yang disampaikan hari ini dapat menjadi bekal bagi adik-adik semua dalam memilih pergaulan yang positif, menjauhi hal-hal yang merugikan, serta fokus pada pendidikan demi meraih cita-cita", pungkas AKP Petterson.

 

Seluruh kegiatan penyuluhan ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolsek dan rombongan, Kepala Sekolah, para guru, serta seluruh siswa, sebagai kenang-kenangan dari kegiatan edukatif yang penuh manfaat ini. (DL)