Aksi Sigap Satsamapta Polresta Kupang Kota Urai Kemacetan Akibat Truk Muatan Besi Jatuh dan Mobil Mogok di Patung Kirab

Aksi Sigap Satsamapta Polresta Kupang Kota Urai Kemacetan Akibat Truk Muatan Besi Jatuh dan Mobil Mogok di Patung Kirab

Tribratanewskupangkota.com Piket Satuan Samapta (Satsamapta) Polresta Kupang Kota kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polresta Kupang Kota, Polda NTT.

 

Pada Selasa, (27/1/2026) pukul 16.30 Wita, anggota piket Satsamapta menerima laporan dari masyarakat terkait terjadinya kemacetan parah di Traffic Light Perempatan Patung Kirab, yang disebabkan oleh muatan truk, berupa kurang lebih 300 batang besi Hollow jatuh berserakan di badan jalan. Kejadian tersebut dipicu karena muatan truk tidak diikat dengan baik dan tidak memenuhi standar keselamatan.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang dari Lampu Merah Patung Kirab Kelurahan Fatululi hingga depan Rumah Sakit Kartini. Menanggapi laporan tersebut, anggota piket Satsamapta yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Kupang Kota, AKP Stevenson Albertino Bessie, S.H, segera menuju lokasi dan melakukan penanganan cepat.

 

Dengan kerjasama anggota di lapangan, muatan besi Hollow yang jatuh berhasil dipindahkan dari badan jalan, sementara truk dievakuasi ke area perempatan, agar tidak menghambat arus lalu lintas. Berkat tindakan sigap tersebut, kemacetan perlahan terurai dan arus lalu lintas kembali normal.

Setelah situasi kondusif, anggota piket Satsamapta juga memberikan teguran dan edukasi kepada sopir truk, agar lebih memperhatikan kapasitas muatan serta kelayakan pengaman bak kendaraan sebelum beroperasi di jalan raya.

 

Tidak berselang lama, pada pukul 17.10 Wita, anggota piket Satsamapta kembali menemukan kemacetan di Jalan Frans Seda. Sebuah mobil pribadi tiba-tiba berhenti mendadak di lajur tengah jalan, sehingga menimbulkan antrean kendaraan. Setelah dilakukan pemeriksaan, kendaraan tersebut mengalami mati mesin (mogok) akibat Overheat, yang disebabkan oleh air radiator yang habis total.

Melihat kondisi tersebut, anggota piket Satsamapta yang dipimpin Kasat Samapta segera mengambil tindakan dengan mendorong kendaraan sejauh kurang lebih 50 meter ke area yang lebih aman di sekitar perempatan Patung Kirab, agar tidak menghalangi arus lalu lintas. Selain itu, anggota juga membantu mencarikan air bersih untuk mengisi radiator kendaraan guna menurunkan suhu mesin.

 

Pengemudi kendaraan mengakui kelalaiannya karena tidak memeriksa kondisi air radiator sebelum melakukan perjalanan. Berkat aksi cepat anggota Satsamapta, kemacetan yang sempat mengular hingga sekitar satu kilometer berhasil diurai dalam waktu singkat, dan kendaraan dapat melanjutkan perjalanan setelah mesin kembali stabil.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, melalui Kasat Samapta, menyampaikan apresiasi atas kesigapan anggota di lapangan serta mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya sopir angkutan barang, untuk selalu mengutamakan keselamatan.

 

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya sopir truk angkutan barang, agar memastikan muatan diikat dengan aman, tidak melebihi kapasitas, serta memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum berangkat," kata Kasat Samapta.

 

Ditegaskannya, kepatuhan terhadap keselamatan berkendara sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan gangguan lalu lintas yang dapat merugikan masyarakat.

 

"Polresta Kupang Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga kelancaran lalu lintas, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," jelas AKP Stev Bessie. (AN)