Bhabinkamtibmas Oebufu Berbagi Pengalaman dengan Tim PPA Gereja Benyamin, Bahas Pembinaan Anak dan Remaja.

Bhabinkamtibmas Oebufu Berbagi Pengalaman dengan Tim PPA Gereja Benyamin, Bahas Pembinaan Anak dan Remaja.

Tribratanewskupangkota.com — Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta membangun karakter generasi muda yang lebih baik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Oebufu, AIPDA Nusrianto Klakik melaksanakan kegiatan konsultasi bersama Tim PPA Gereja Benyamin Oebufu, yang berlangsung di rumah Ketua RT. 06 RW. 02, Kelurahan Oebufu, Senin (09/03/2026) siang.

 

Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas berbagi pengalaman selama menjalankan tugas pembinaan dan pengawasan di wilayah Kelurahan Oebufu, khususnya terkait permasalahan yang sering dihadapi oleh anak-anak, remaja, dan pemuda di lingkungan masyarakat.

Diskusi yang berlangsung penuh keakraban itu membahas berbagai persoalan yang kerap muncul di kalangan remaja, seperti pergaulan bebas, seks bebas, tawuran, pencurian, merokok, konsumsi minuman keras, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya peran keluarga, gereja, dan masyarakat dalam memberikan pembinaan, konseling, serta pengawasan terhadap anak-anak dan remaja.

 

Menurut AIPDA Nusrianto Klakik, kegiatan konsultasi ini bertujuan untuk memberikan masukan serta pengalaman lapangan kepada Tim PPA Gereja Benyamin, agar dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam mengelola dan membina anak-anak serta remaja di lingkungan gereja dan masyarakat.

 

“Melalui kerja sama yang baik antara Bhabinkamtibmas, pihak gereja, dan seluruh elemen masyarakat, kita berharap dapat membentuk generasi muda yang memiliki karakter baik, menjauhi pergaulan negatif, serta memiliki iman dan moral yang kuat,” ujar Pak Nus yang biasa disapa.

Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada, S.H, juga menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, sangat penting dalam upaya pembinaan generasi muda, agar terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

 

Kegiatan berlangsung dengan aman dan penuh keakraban, serta diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak kepolisian, gereja, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang lebih baik, berkarakter, dan takut akan Tuhan. (SM)