Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Ketahanan Pangan di Polresta Kupang Kota.

Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Ketahanan Pangan di Polresta Kupang Kota.

Tribratanewskupangkota.com — Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian tentang "Optimalisasi Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas" di Polresta Kupang Kota, (Selasa, 2/6/2026) siang.

 

Tim peneliti Puslitbang Polri dipimpin oleh Kombes Pol. Danang Sarifudin, S.I.K, dengan anggota Pembina Tk. I Ahmad Munif, S.H., M.Si, Penata Tk. I Mulyanto, S.E, serta didampingi narasumber Prof. Dr. Drs. Suryadi, M.T, dari Fakultas MIPA Universitas Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolresta Kupang Kota, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H, bersama para Pejabat Utama Polresta Kupang Kota, perwakilan Dinas Pertanian Kota Kupang. Selain itu, hadir juga, Kapolres Kupang, AKBP Rudy J. J. Ledo, S.I.K., S.H, Kabag SDM, Kabag Logistik serta Kasat Samapta Polres Kupang.

 

Dalam sambutannya, Wakapolresta Kupang Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Tim Puslitbang Polri yang telah memilih Polresta Kupang Kota sebagai salah satu lokasi penelitian.

 

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Kombes Danang Sarifudin, menjelaskan bahwa Almatsus Dalmas Polri merupakan sarana penting yang dirancang untuk mendukung pengendalian massa secara bertahap dengan pendekatan preemtif, preventif, persuasif, dan humanis. Berbagai perlengkapan seperti helm, tameng, tongkat, body protector, kendaraan taktis, senjata non-mematikan hingga peralatan pendukung lainnya menjadi instrumen penting dalam menjaga keamanan personel sekaligus menjamin penghormatan terhadap hak asasi manusia saat penanganan aksi unjuk rasa.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengoperasian Almatsus Dalmas, antara lain keterbatasan jumlah peralatan, kondisi perlengkapan yang rusak atau tidak optimal, kurangnya pemeliharaan dan pelatihan personel, hingga perlunya penyesuaian dengan dinamika dan karakteristik aksi massa yang terus berkembang.

 

“Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan penggunaan Almatsus Dalmas, khususnya di tingkat kewilayahan, agar penanganan unjuk rasa dapat dilaksanakan secara efektif, aman, profesional, dan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip HAM,” ujar Kombes Danang.

Pada kesempatan yang sama, Tim Puslitbang Polri juga melaksanakan penelitian mengenai “Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan”. Program tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, khususnya dalam penguatan produksi dan distribusi jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional.

 

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, melalui Wakapolresta Kupang Kota, menyampaikan bahwa penelitian yang dilakukan Puslitbang Polri sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran, baik dalam penguatan kemampuan Dalmas maupun dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Polresta Kupang Kota siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Kami berharap hasil penelitian dapat menjadi rekomendasi strategis bagi pimpinan Polri dalam meningkatkan kesiapan Almatsus Dalmas serta memperkuat kontribusi Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional,” ungkap mantan Kapolres Kupang itu.

 

AKBP Agung menambahkan, Polresta Kupang Kota saat ini memiliki 73 personel Satuan Samapta yang didukung 30 personel BKO Polda NTT. Selain itu, dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polresta Kupang Kota mendapat tanggung jawab pengelolaan lahan seluas 17 hektare yang terus dioptimalkan bersama para pemangku kepentingan terkait.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan almatsus Polresta Kupang Kota di Lapangan Satya Haprabu Polresta Kupang Kota.

 

Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, meliputi pengisian kuesioner secara daring oleh responden internal Polri, terkait Almatsus Dalmas dan masyarakat terkait program ketahanan pangan, serta wawancara mendalam dengan informan yang telah ditentukan.

Kegiatan penelitian di Polresta Kupang Kota ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian Puslitbang Polri yang dilaksanakan pada sembilan Polda sampel di seluruh Indonesia selama Semester I  Tahun Anggaran 2026. (AN)