Polresta Kupang Kota dan Polsek Kota Lama Lakukan Olah TKP Penemuan Jenazah Pria di Oesapa

Polresta Kupang Kota dan Polsek Kota Lama Lakukan Olah TKP Penemuan Jenazah Pria di Oesapa

Tribratanewskupangkota.com — Personel Inafis Satreskrim Polresta Kupang Kota bersama personel Polsek Kota Lama melakukan penanganan terhadap penemuan seorang pria berusia 22 tahun, yang meninggal dunia di dalam dapur rumahnya di Jalan Pelita, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada (Jumat, 16/10/2026) pagi.

 

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Kota Lama, AKP Zainal Arifin Abdurahman, S.H, mengatakan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.05 Wita, oleh kakak kandung korban yang saat itu hendak melakukan aktivitas rutin di rumah. Saat kembali dari tempat mencuci piring yang berada di samping dapur, saksi melihat korban dalam kondisi tergantung dan segera memberitahukan kejadian tersebut kepada anggota keluarga lainnya.

"Keluarga kemudian mendatangi dapur untuk memeriksa kondisi korban. Setelah mengetahui korban sudah tidak bernapas, keluarga menghubungi pihak terkait untuk meminta bantuan penanganan," ungkap Kapolsek.

 

Lanjutnya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Oesapa, AIPDA Kefas Tafoki menerima informasi dari salah satu staf kelurahan mengenai kejadian tersebut. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Pamapta Polresta Kupang Kota untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

 

"Pamapta SPKT Polresta Kupang Kota, Tim Inafis, dan personel piket Polsek Kota Lama tiba di TKP, kemudian memasang garis polisi dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap kondisi korban," sebut Kapolsek Arifin.

 

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju ruang pemulasaraan jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Ully Kupang untuk menjalani pemeriksaan medis, berupa visum luar.

"Berdasarkan temuan awal di lokasi, korban ditemukan dengan tali senar yang terikat pada leher dan bagian atap dapur. Meski demikian, penyebab serta keadaan yang melatarbelakangi peristiwa tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut," jelas Kapolsek Kota Lama lagi.

 

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sehari-hari membantu tetangganya berjualan di kawasan Pantai Nunsui, Kelurahan Oesapa. Keluarga menyampaikan bahwa korban terakhir diketahui pergi untuk membantu aktivitas berjualan di lokasi tersebut.

 

"Kami Sampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, serta mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai peristiwa tersebut. Penanganan kejadian ini akan dilakukan secara profesional, dengan mengedepankan pemeriksaan di TKP dan koordinasi dengan pihak medis, guna memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya lagi.

Selain itu, kami mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi keluarga yang sedang berduka, tidak menyebarkan foto maupun informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan peristiwa ini kepada pihak Kepolisian.

 

"Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kepedulian terhadap keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Apabila mengetahui seseorang sedang menghadapi persoalan berat atau membutuhkan bantuan, masyarakat diharapkan hadir memberikan dukungan dan membantu menghubungkan yang bersangkutan dengan keluarga maupun pihak yang dapat memberikan pertolongan," pesan Kapolsek AKP Arifin. (AN)