Antisipasi Tawuran Pelajar di Wilayahnya, Kapolsek Kota Raja Perketat Pemantauan SMK Negeri 5.

Antisipasi Tawuran Pelajar di Wilayahnya, Kapolsek Kota Raja Perketat Pemantauan SMK Negeri 5.

Tribratanewskupangkota.com — Langkah tegas dilakukan Polsek Kota Raja dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas yang melibatkan pelajar. Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada, S.H., bersama personel Polsek Kota Raja, turun langsung melakukan pemantauan di SMK Negeri 5 Kota Kupang, Rabu (7/10/2026).

 

Pemantauan tersebut dilakukan, sebagai bentuk pencegahan dini terhadap kemungkinan terjadinya aksi tawuran maupun gesekan antarpelajar, khususnya saat jam pulang sekolah.

Kapolsek bersama personel memberikan imbauan secara langsung kepada para pelajar, agar setelah kegiatan belajar mengajar selesai, tidak berkumpul atau melakukan aktivitas yang tidak perlu, melainkan segera pulang ke rumah masing-masing.

 

“Kami minta setelah selesai sekolah langsung pulang. Jangan berkumpul di luar sekolah, jangan mudah terprovokasi dan jangan terlibat dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKP Leyfrids.

 

Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk menjaga keamanan bersama, serta tidak mudah terpancing oleh ajakan melalui media sosial maupun lingkungan pergaulan yang dapat berujung pada perkelahian antarpelajar.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada, S.H., menegaskan bahwa Kepolisian akan terus melakukan langkah preventif dan pemantauan di lingkungan sekolah, sebagai upaya mencegah gangguan kamtibmas sejak dini.

 

Kehadiran langsung Kapolsek bersama personel di lingkungan SMK Negeri 5 Kota Kupang mendapat respons positif. Situasi selama kegiatan pemantauan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

 

Polsek Kota Raja menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan generasi muda agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman tanpa adanya gangguan Kamtibmas. (SM)