Kapolsek Kota Raja Datangi TKP Penemuan Mayat, Keluarga Tolak Autopsi

Kapolsek Kota Raja Datangi TKP Penemuan Mayat, Keluarga Tolak Autopsi

Tribratanewskupangkota.com – Kapolsek Kota Raja AKP Frid Mada, S. H. jumat (6/2/2026) pagi mendatangi Tempat Kejadian Penemuan Mayat seorang laki laki di Jalan Kecipir RT. 002 RW. 002 Kelurahan Bakunase Kota Kupang.

 

Seorang saksi yang ditemui di lokasi penemuan mayat ibu PR, 51 Tahun mengatakan sudah beberapa hari ini saya tidak melihat korban sedangkan pintu rumah korban terbuka tapi pintu pagar tertutup dan saksi mencium bau tidak sedap dari arah rumah korban, lalu ibu PR menghubungi kakak kandung dari korban.

Tak lama kemudian kakak korban ibu EBB, 51 tahun yang beralamat di Kelurahan Air nona sampai di lokasi. Sesampainya dilokasi, EBB langsung masuk dan mencari korban di dalam rumah namun tidak ditemukan, kemudian ibu EBB keluar dan mendapati korban sedang tergeletak diluar rumah.

 

Melihat itu, ibu PR langsung menghubungi ketua RT 02 menyampaikan kejadian dimaksud. Kemudian RT. menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Bakunase Aiptu Robert Ukat dan langsung mnghubungi Kapolsek Kota Raja. Dan bersama sama dengan piket SPKT Polsek Kota Raja, Kapolsek mendatangi TKP.

"Kami mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Bakunase bahwa di RT 002 telah ditemukan seorang laki laki yang telah meninggal dunia, lalu saya menghubungi piket iden Polresta Kupang Kota dan bersama dengan piket SPKT Polsek Kota Raja kami mendahului ke TKP dan kami dapati korban tergeletak di belakng rumah korban dengan posisi terlentang" kata Kapolsek Koja AKP Frid Mada S. H.

 

"Setelah kami berkoordinasi dengan EBB kakak kandung korban, lalu kami mengantar mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan Visum luar serta memandikan korban dan keluarga juga menganggap bahwa kematian korban adalah merupakan ajal sehingga keluarga menolak untuk dilakukan Autosi" lanjut AKP Frid Mada.

 

"Selama ini korban tinggal sendirian dirumah  Bakunase sedangkan istri dan anak anak tingga di kelurahan Fatubesi. Dan selama ini korban sedang mengidap sakit teroit dan juga asam lambung dan pekerjaan korban sehari hari adalah sebagai penjual ikan dan servis barang barang elektronik" lanjut Kapolsek Koja AKP Frid Mada. (FN)