Latihan Pra Operasi Ketupat Polresta Kupang Kota, Menjelang Pengamanan Idul Fitri 1445H/2024

Latihan Pra Operasi Ketupat Polresta Kupang Kota, Menjelang Pengamanan Idul Fitri 1445H/2024

Tribratanewskupangkota.com - Kepolisian Resor Kota Kupang Kota menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat, menjelang pengamanan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah/Tahun 2024, yang berlangsung di Aula Bijaksana Polresta Kupang Kota, Sabtu (30/3) pagi.

 

Latpraops dibuka oleh Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si yang menyatakan kesiapan Polresta Kupang Kota menggelar Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1445 H/Tahun 2024.

 

“Polresta Kupang Kota siap melaksanakan operasi ketupat 2024, dalam rangka pengamanan hari raya idul fitri. Namun sebelumnya harus dilaksanakan latihan, guna mengetahui segala potensi gangguan dan pencegahannya serta cara bertindak di lapangan, demi berhasilnya operasi kepolisian terpusat ini,” kata Kapolresta Kupang Kota membuka kegiatan Latpraops yang dihadiri para pejabat utama, perwira dan bintara Polresta Kupang Kota serta Polsek jajaran.

Selanjutnya, dikatakan mantan Kapolres Kupang itu, Pos Pengamanan (Pos Pam) yang akan didirikan sebanyak 6 pos, dengan jumlah personel yang terlibat 48 orang.

 

Adapun 6 Pos Pengamanan, yaitu 2 Pos Pam (Pitoby Kuanino dan depan eks Kantor Bupati Kupang), 2 Pos Pelayanan (Lippo Plaza dan Flobamora Mall) serta 2 Pos Terpadu yang berada di Pelabuhan Tenau dan Bandara El Tari.

 

“48 Personel yang akan melakukan pengamanan di 6 pos pengamanan, dan juga akan ada penambahan 3 pos untuk tempat-tempat yang dirasa mengalami kemacetan lalu lintas kendaraan,” ungkap Kapolresta Aldinan.

 

Sambungnya, Polresta Kupang Kota dalam pelaksanaan ops ketupat, mengedepankan kegiatan patroli dan sambang, dikarenakan dengan adanya libur cuti bersama selama sepekan, diperkirakan banyak kunjungan masyarakat ke Kota Kupang.

 

Diakhir sambutannya, Kapolresta meminta seluruh personel dapat mengantisipasi tindakan kriminal atau kejahatan yang dapat mengganggu kamtibmas, khususnya kenyamanan warga yang merayakan lebaran.

“Seluruh personel antisipasi dan cegah tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas, yang lebih menjurus menjadi tindakan kriminal, seperti Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Minuman Keras (Miras), pencurian, serta antisipasi kegiatan yang dapat mengganggu kamtibmas,” pesan Kapolresta mengakhiri sambutannya.

 

Selanjutnya Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Kompol Oktovianus Wadu Ere, S.H, yang juga selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi Polres (Karendalopsres) menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan operasi, guna terjaminnya keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan idul fitri, terwujudnya kamseltibcarlantas pada arus mudik maupun balik, serta menurunnya jumlah pelanggaran dan kecelakaan serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

 

“Tujuan operasi ini, guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif, keamanan dan keselamatan pengendara saat melakukan mudik dan balik, serta menurunkan pelanggaraan lalu lintas dan meminimalisir fatalitas korban laka,” jelas Kabagops.

 

Selanjutnya, dengan target operasi, yaitu terhadap orang, lokasi atau tempat, barang dan kegiatan masyarakat.

 

“Dengan sasaran kepada potensi gangguan di jalan raya, lokasi keramaian, tempat pemakaman umum yang didatangi peziarah menjelang lebaran, mall sebagai pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, terminal, tempat penjualan petasan, dan minuman keras,” ujar dia lagi.

Kemudian terhadap ambang gangguan, lanjut Kabagops, kepadatan arus lalu lintas, peredaran miras, ketersediaan sembako, dan wisata/rekreasi.

 

“Diantipasi ambang gangguan diatas, yang dapat menjadi gangguan nyata, yaitu kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, kriminalitas, balap liar, dan mabuk-mabukan,” ucap Kompol Okto.

 

Untuk diketahui, operasi ketupat akan dilaksanakan selama 13 hari, sejak tanggal 4 April sampai dengan 16 April 2024. Dan saat ini, telah berlangsung kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD), guna cipta kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif di tengah masyarakat. (AN)